BUKIT LANGKISAU NAN EKSOTIS
Oleh,
MUHAMMAD ALI, MLS
Bukit
Langkisau yang terletak pada jantung kota Painan adalah salah satu objek wisata eksotis di Kabupaten Pesisir
Selatan. Pemandangan
indah bukit ini memberikan kesan tak terlupakan bagi pengunjung yaitu
berpadunya pemandangan gunung, laut, sungai dan kota Painan.
Kesemuanya dapat dinikmati dari bukit yang letaknya hanya
± 4 km dari pusat
kota Painan.
Ranah Minangkabau pada umumnya memiliki Topografi berbukit-bukit. Kebanyakan
perbukitan daerah ini menunjukkan keberhasilan tanaman penghijauan dan
reboisasi tahun 80an. Perbukitan laksana jamrut terhampar sepanjang mata
memandang. Kesadaran masyarakat yang lumayan tinggi untuk melestarikan alam
sekitarnya serta mematuhi program pemerintah dan petuah datuk dan ninik mamak
menyebabkan kelestarian alam cukup terjaga.

Mereka merasa malu bila melanggar petuah orang yang dituakan. Secara
keseluruhan Prov. Sumatera Barat memang indah untuk di kunjungi seperti Kota
Legendaris Bukittinggi dengan Jam Gadang, Ngarai Sianok dan Lobang Jepang nya, Kabupaten 50 Kota dengan Lembah Haraunya, ada
juga Danau Singkarak, Koto Gadang (tempat pembuatan sovenier dari bahan perak),
Danau Maninjau, Danau Diatas, Danau Dibawah dan jangan dilupakan Painan dengan
se abrek tempat wisata. Dan Bukit Langkisau terhampar laksana perawan desa. Indah, asri menakjubkan. Painan is not the End of the World.
Aksesibilitas dan Potensi
Langkisau
Di Provinsi Sumatera Barat setiap tempat yang menuju objek
wisata pada umumnya aksesibilitas nya baik, sehingga pengunjung bisa senang
menikmati objek yang ditawarkan. Seperti halnya bagi pengunjung yang berminat
menginjakkan kaki di Bukit Langkisau
sangatlah mudah. Objek ini hanya berjarak
sekitar 70 km dari Kota Padang atau hanya sekitar ± 4 km dari kota Painan. Ongkos
angkutan mobil travel dari Padang juga relatif terjangkau hanya Rp.25.000an. Bagi
yang berkedudukan di Painan (tidak
memiliki kendaraan sendiri) ojek adalah angkutan murah meriah dapat
mengantarkan kita ke puncak bukit ini dengan harga tidak lebih dari Rp.5.000.-
Bukit Langkisau dengan ketinggian
puncak mencapai 214 meter diatas permukaan laut, jalan menuju puncak sudah
beraspal mulus dan cukup lebar, sehingga pengunjung dengan leluasa menikmati
keindahan alam sambil menikmati kuliner di kedai-kedai khas Minangkabau sebagai
pelepas lelah.
Objek ini berlokasi tepat di jantung kota Sunset di Langkisau
Painan, Ibu Kota Kabupaten Pesisir Selatan.
Pada pagi hari libur, demikian banyaknya
masyarakat berjalan santai ataupun lari pagi untuk menikmati keindahan,
kesegaran udara, kenyamanan suasana demi menenangkan jiwa. Anak-anak dengan riang gembira menikmati
masa kekanakan mereka sambil makan makanan ringan bawaan mereka atau membeli
pada kedai di Puncak Langkisau sambil menunggu terbitnya sang surya.
Kota
Painan dapat dinikmati seutuhnya dari puncak yang terletak di sebelah timur
Langkisau, sedangkan sebelah baratnya
hamparan pasir putih Pantai Carocok, Pantai Salido, pulau-pulau kecil dan
sampan-sampan nelayan tak kalah menarik untuk di nikmati. Bagi peminat
fotografi di sinilah perpaduan yang sangat serasi antara Gunung, Pantai, Laut,
Nelayan, Sunset, Sungai dan Pasir Putih sekaligus dapat di nobatkan pada kamera
sang Fotografer. Saat yang tepat
mengunjungi puncak bukit adalah sore menjelang sang surya terbenam. Pantulan
sinar surya keemasan di permukaan laut adalah pemandangan spektakuler bagi
wisatawan.
Beberapa aktivitas di Bukit Langkisau dapat dilakukan oleh para pengunjung,
yaitu paralayang. Paralayang adalah kegiatan adventure yang penuh tantangan. Penataan yang apik di puncak bukit
sehingga paralayang dapat start
dengan nyaman. Pendaratannya dilakukan di Pantai Salido yang terletak
sebelah utara kota Painan.
Sampah Plastik
Secara keseluruhan manajemen pengaturan
sampah di Ranah Minang sudah sangat teratur, demikian juga halnya pada Bukit
Langkisau ini. Tetapi masih ada pengunjung yang membuang sampah ke dalam jurang
di Puncak Bukit. Hal ini sangat... sangat disayangkan. Dari hasil wawancara dengan beberapa pengusaha kedai
yang berada di bundaran bukit mengakatan bahwa sebenarnya mereka telah
menyediakan tempat sampah, tetapi masyarakat kelihatannya ada yang kurang paham
akan kebersihan. Pemerintah Daerah juga telah menyediakan truk penggangkut sampah ke Bukit Langkisau. Di
satu pihak kebersihan sangat dirindukan dengan slogan ”Kebersihan adalah
Sebahagian dari Iman” tetapi di pihak lain sampah plastic masih ada juga berserakan
disana sini. Ini pertanda belum utuhnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah
pada tempatnya. Tidak perlu saling menyalahkan tapi mari memperbaiki kekurangan
demi terjaganya kualitas lingkungan yang Asri untuk meningkatkan kualitas objek
wisata di Bukit Langkisau.
Mari sama-sama membangun kualitas Sumber Daya
Manusia sehingga para pengunjung merasa puas menikmati pemandangan indah
anugrah Sang Pencipta dengan lingkungan bersih tanpa noda. Hal ini penting sehingga Bukit Langkisau
lebih Layak jual untuk wisatawan
mancanegara karena Bukit Langkisau juga adalah surganya paralayang dan sudah
dimanfaatkan oleh paralayang lokal dan dari mancanegara. Bukan itu
saja di bukit Langkisau ini juga ada sebuah makam yang dikeramatkan oleh
orang-orang tertentu, orang sekitar Bukit Langkisau memberi Nama Makam itu
dengan makam Tampat Bukit Langkisau. Mari menikmati keidahan Alam di negara sendiri sehingga pariwisata negara
kita bisa lebih maju dan dikenal di mancanegara.



Bagus banget semoga Wisata di Indonesia bisa terus ddi promosikan
BalasHapus